Seminar Kesehatan Penyalahgunaan Pil PCC Di Kalangan Remaja
Featured

15 March 2018
Author :  

Kamis 25 januari 2018 dalam rangka memperingati Dies Natalis Stikes Paguwarmas dan Akper Serulingmas yang jatuh pada tanggal 24 februari 2018 dan 3 maret 2018, Akper Serulingmas dan Stikes Paguwarmas mengadakan kerjasama untuk menyelenggarakan Seminar Kesehatan Rasionaliasi Penggunaan Obat Dengan Tema “Penyalahgunaan Pil PCC Di Kalangan Remaja”.

 

Acara yang diadakan kamis lalu ini mengundang beberapa siswa SMA, SMK dan MAN yang ada di Cilacap untuk menjadi peserta seminar, selain itu juga diundang pula guru dari masing-masing sekolah tersebut. Acara seminar ini juga di ikuti oleh mahasiswa Akper Serulingmas dan Stikes Paguwarmas. Seminar kesehatan ini menggundang ibu Erna Kartika Rahayu, S.Farm., Apt. M. H dan ibu Marina Kurniawati, Apt, M.Si sebagai pebicara.

Seminar kesehatan mengangkat tema penyalahgunaan pil PCC di latarbelakangi dengan banyaknya kasus penyalahgunaan pil PCC di berbagai daerah di Indonesia seperti kasus di kendari dan hingga digrebegnya gudang pembuatan pil PCC di Baturaden. PCC sendiri merupakan singkatan dari Paracetamol Coffein Dan Carisoprodol. Menurut pemaparan dari ibu Marina, meskipun tidak termasuk dalam golongan obat Narkotik maupun Psikotropik pil PCC berbahaya karena terdapat carisoprodol yang mempunyai sifat adiktif. Cara  kerja Carisoprodol adalah dengan menenangkan saraf yang berkaitan dengan otot sehingga memberikan penurunan efek nyeri. Tetapi pada penggunaan dengan dosisi yang tinggi dan tidak tepat akan menyebabkan masalah SSP,halusinasi, depresi pernapasan, hipotensi, kejang  hingga kematian. Jika hanya parasetamol dan coffein saja tidak berbahaya, karena Paracetamol dan Coffein masih aman dan banyak untuk pengobatan. Ibu Erna memaparkan  bahwa pil PCC sebenarnya sudah di tarik dari peredaran sejak tahun 2013 lalu, sehingga pil PCC sudah di kategorikan sebagai obat ILEGAL karena sudah tidak lagi memiliki izin edar. Obat mengandung carisoprodol telah dibatalkan izin edarnya oleh BPOM antara lain : Carnophen, Rheumastop, Somadril Compositum, New Skelan, Carsipain, Carminofein, Etacarphen, Cazerol, Bimacarphen dan Karnomed.

Diharapkan dari seminar yang telah dilaksanakan para remaja bisa mengerti dan memahami bahaya dari pil PCC tersebut, sehingga terhindar dari penyalahgunaan pil PCC tersebut, selain itu juga diharapkan guru, siswa dan mahasiswa dapat ikut serta bertindak nyata dalam memerangi penyalahgunaan obat-obatan terlarang tidak hanya pil PCC saja. Bebarapa tips yang disarankan agar remaja tidak terpengaruh atau berkeinginan untuk mengkonsumsi obat-obatan terlarang adalah dengan meningkatkan iman kepada Tuhan, selalu berfikir positif, isi waktu luang dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat, usahakan agar tidak sering melamun dan selalu menceritakan tentang masalah yang dihadapi kepada orang tua atau guru agar dapat menemukan jalan keluar yang terbaik sehingga remaja tidak akan merasa tertekan dan depresi.

281 Views
Fikri Ikhtiyaarullah

Editor-in-Chief

KONTAK

Kontak Kampus Paguwarmas

  
416366
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
487
358
845
412142
8781
16745
416366

Your IP: 188.138.188.34
2019-02-18 22:03
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…