PROGRAM HIBAH BINA DESA
Featured

05 November 2018
Author :  

PROGRAM HIBAH BINA DESA STIKES PAGUWARMAS MAOS CILACAP

 

DESA BINAAN BERBASIS SEHAT MANDIRI “PEMANFAATAN TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA)” DALAM UPAYA MEMAKSIMALKAN PENGGUNAAN TANAMAN HERBAL SEBAGAI OBAT DAN MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA JANGRANA, KECAMATAN KESUGIHAN, KABUPATEN CILACAP

 

TOGA (Tanaman Obat Keluarga) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Tanaman obat memiliki fungsi sebagai dekorasi halaman rumah dan dapat dimanfaatkan sebagai obat alami untuk mengobati berbagai penyakit. Pemanfaatan pekarangan rumah di pedesaan memiliki banyak keuntungan misalnya sebagai warung hidup, lumbung hidup dan apotek hidup. Banyaknya keuntungan dari pemanfaatan pekarangan rumah menjadi dasar pemerintah untuk mengembangkan TOGA secara intensif. Desa  Jangrana pada umumnya mempunyai halaman yang luas namun kurang dimanfaatkan. Pemanfaatan halaman rumah untuk TOGA di desa Jangrana masih kurang dikarenakan minimnya pengetahuan masyarakat akan manfaat dan cara meracik TOGA. Berdasarkan hal tersebut diperlukan suatu pemberian informasi serta contoh kepada masyarakat akan jenis, manfaat serta cara meracik TOGA, salah satunya dengan program “Hibah Bina Desa” ini Tujuan dari program PHBD adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan pemanfaatan tanaman obat keluarga. memperkenalkan jenis – jenis tanaman TOGA, meningkatkan pengetahuan tentang manfaat tanaman obat dan cara meraciknya, melatih masyarakat dalam pengolahan TOGA menjadi sebuah produk dan menghindari ketergantungan pada obat kimia. Metode  pelaksanaan Program Hibah Bina Desa dilakukan beberapa tahap pelaksanaan. Dimulai dari identifikasi masalah yang ada di Desa Jangrana, kemudian dilanjutkan dengan analisis kebutuhan terhadap kondisi yang ada, serta dilakukan penyusunan program hingga pelaksanaan program. Setelah program dilaksanakan tahap selanjutnya adalah evaluasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan PHBD dilapangan dapat diketahui bahwa tujuan pelaksanaan program PHBD telah tercapai dengan indikator adanya pembangunan Etalase Herbal, adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang TOGA serta cara memanfaatkanya, menanaman, memanen, mengolah serta mempromosikan hasil olahan TOGA tersebut.

   

298 Views
Fikri Ikhtiyaarullah

Editor-in-Chief

KONTAK

Kontak Kampus Paguwarmas

  
459701
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
499
352
2259
456269
5183
8728
459701

Your IP: 34.235.143.190
2019-06-20 15:35
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…